Beranda / Berita / Laporan Mingguan

Laporan Aktivitas Gunung Merapi Tanggal 4 -- 10 November 2022

Dipublikasikan pada 11 November 2022

I. HASIL PENGAMATAN
Visual
Cuaca di sekitar Gunung Merapi umumnya cerah pada pagi hari, sedangkan siang hingga malam hari berkabut. Asap berwarna putih, ketebalan tipis hingga tebal, tekanan lemah dan tinggi 150 m teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan pada tanggal 4 November 2022 pukul 06.45 WIB.
Pada minggu ini suara guguran terdengar 9 kali dari Pos Babadan dengan intensitas kecil hingga sedang.
Gambar 1.a-c menunjukkan analisis morfologi kubah lava dari foto udara tanggal 10 November 2022, Stasiun kamera Ngepos dan Babadan2. Kubah tengah dan Kubahbarat daya masih menunjukan pertumbuhan. Kubah tengah tidak terukur dikarenakan tertutup asap. Volume kubah barat daya terhitung sebesar 1.616.500 m3,selisih -9.500 m3 dibandingkan dari data foto udara tanggal 29 September 2022 yang sebesar 1.626.000 m3.

Kegempaan
Dalam minggu ini kegempaan G. Merapi tercatat 325 kali gempa Vulkanik Dalam (VTA), 68 kali gempa Fase Banyak (MP), 323 kali gempa Guguran (RF), 12 kali gempa Hembusan (DG), dan 10 kali gempa Tektonik (TT). Intensitas kegempaan pada minggu ini masih cukup tinggi. Lampiran 1.d menunjukkan grafik kegempaan di G. Merapi.

Deformasi
Jarak tunjam EDM di sektor barat laut dari titik tetap BAB ke reflektor RB1 berkisar pada jarak 4.029,387 m hingga 4.029,392 m; dan dari BAB ke reflektor RB2 pada kisaran 3.843,983 m hingga 3.843,991 m. Baseline GPS Klatakan - Plawangan berkisar pada 6.164,04 m hingga 6.164,06 m.Deformasi G. Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM dan GPS pada minggu ini tidak menunjukkan perubahan yang signifikan. Lampiran 1.d menunjukkan grafik deformasi di G. Merapi.

Hujan dan Lahar
Pada minggu ini terjadi hujan di Pos Pengamatan G. Merapi dengan intensitas curah hujan sebesar 44 mm/jam selama 95 menit di Pos Kaliurang pada tanggal 10 November 2022 dan dilaporkan terjadi penambahan aliran di Kali Gendok dan Kali Kuning.

II. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental maka disimpulkan bahwa:
  1. Aktivitas vulkanik G. Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat “SIAGA”.
  2. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan – barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Rekomendasi
Kepada para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana G. Merapi direkomendasikan sebagai berikut:
  • Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar melakukan upaya – upaya mitigasi dalam menghadapi ancaman bahaya erupsi G. Merapi yang terjadi saat ini seperti peningkatan kapasitas masyarakat dan penyiapan sarana prasarana evakuasi.
  • Masyarakatagartidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
  • Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.
  • Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.
  • Untuk informasi resmi aktivitas G. Merapi masyarakat dapat mengakses informasi melalui Pos Pengamatan G. Merapi terdekat, website bpptkg.esdm.go.id, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG, Jalan Cendana no. 15 Yogyakarta, telepon (0274) 514180 -514192.
Demikian, atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.

Yogyakarta, 11 November 2022
a.n. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi
Bencana Geologi,
Kepala BPPTKG




Agus Budi Santoso

Berita Lainnya

 
NO Image

Triwindu erupsi Gunung #Merapi 1998

Dipublikasikan pada 12 July 2022

NO Image

Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2022

Dipublikasikan pada 27 April 2022

NO Image

Eling Sakdurunge Kelangan, 150 Tahun Erupsi Merapi 1872

Dipublikasikan pada 20 April 2022

NO Image

Ujung Luncuran Awanpanas Guguran Merapi

Dipublikasikan pada 10 March 2022